Serpihan surga dari Tulungagung menunjukkan pesonanya
Memanjakan kulit dengan kesejukan angin laut dan terik mentari pantai kedung tumpang dan pantai lumbung, melepas rindu setelah sekian lama tidak berjumpa gemuruh ombak yang bercanda dengan pasir pantai, suasana damai begitu terasa melihat hamparan pasir pantai yang begitu luas dan bersih, karang-karang yang begitu gagah memecah ombak. dikira pegulat kali yak.
perjalanan dimulai dari desa pojok,campur darat kabupaten tulungagung, yups kami berangkat menuju pantai lumbung pakai motor untuk menuju pucanglaban kabupaten tulungagung sebagai pos loket untuk masuk kawasan pantai kedung tumpang dan pantai lumbung, dari situ kita dapat menembus perbukitan untuk sampai ke pantai.
sesuai waktu yang di inginkan setelah melalui perjalanan selama kurang lebih 1,5 jam sampai dipantai kedung tumpang pada pukul 10:00 wib disitu kami disajikan hamparan batu karang yang begitu indah dan saat itu masih begitu sepi pengunjung.
Alangkah indahnya ketika ketika kita melihat laut lepas berwarna biru seperti uang 50ribu, kami menyusuri pantai kedung tumpang tak disangka ada sebuah air terjun yg bermuara langsung ke bibir pantai pertemuan antara air tawar dan air laut, kapan dek kita juga saling dipertemukan hahaha.pesona Indonesia telah ditunjukkan😍.
untuk waktu terbaik melihat keindahan pantai datanglah saat langit cerah, ada banyak spot untuk menikmati keindahan pantai kedung tumpang. dan tentunya sangat Instagramable 😂 yak.
Setelah puas bermain di pantai kedung tumpang kami berlanjut menuju pantai lumbung yang kurang lebih 45 menit dari kedung tumpang dengan melewati jalanan yang berliku turun naik turun kaya kisah anak kost tidak membuat kamu putus asa dalam perjalanan. Apalagi ketika jalanan terjal kami harus turun setelah selama perjalanan menjadi boncengers. setelah kami sampai di pantai lumbung kami disuguhkan keindahan yang menakjubkan yang tak kalah juga dengan keindahan diluar negeri.
Begitu sunyi seolah olah pantai ini hanya diciptakan untuk kami datangi, tak bisa berkata hanya bagaimana berucap kata syukur yang ada dikepala membuat kami diam sejenak meresapi suasana yang disuguhkan pada kami, setelah itu kami bermain berlari bergembira seperti masa kecil kami yang belum bahagia. yups sangat mempesona.
Dipantai lumbung ada sebuah bukit batu besar yg diatasnya banyak ditumbuhi tanaman pandan berduri, entah siapa yang naik keatas untuk menanam masih menjadi misteri dibenak kami😅
Setelah bermain di pantai lumbung kami berjemur sejenak untuk mengeringkan pakaiaan kami yang basah oleh air laut ( bukan oleh tangisan masa lalu yes ) 😁kami menyempatkan diri untuk berfoto bersama untuk mengabadikan momen kebersamaan kami. selepas berfoto ria dan pakaian kering kami bertolak pulang ke habitat asal kami masing masing.
Hayooo indah bukan??? dan tidak hanya tempat untuk piknik saja, tempat ini sebagai salah satu tempat untuk meditasi diri dari kegaulan yang melanda. Bagaimana tidak? disana ada sebuah tangga derita sebagai tempat untuk menaiki bukit harapan😝 tetapi sudah tidak terawat, terbengkalai, terlunglai apalah😂, kayak kisah cinta kalian.
Salah satu lagi tempat yang sayang untuk tidak dibuat foto ala-ala anak alay 👇
Jika kalian ingin berkunjung dipantai kedung tumpang maupun pantai lumbung itu hanya dikenakan satu tiket masuk : Rp.5000/hari biasa
dan parkir setiap pantai : Rp.5000/motor
Jadi tidak begitu mahal untuk melihat keindahan pantai kedung tumpang dan pantai lumbung, jikalau berat diongkos perjalanan apasalahnya menabung dahulu.
Dan sangat di sarankan agar tidak memakai motor yg terlalu ceper mengingat jalannya begitu terjal dan banyak lobang, sangat berbahaya.
Semoga kisah diatas bermanfaat bagi kalian semua, Terima kasih. Salam...
NB : Jika ada saran boleh diutarakan, melalui komentar ataupun email tertera di profil

Komentar
Posting Komentar
Boleh Bertanya, Boleh Berbagi, Boleh Bercerita.