Perayaan Untuk Yang Mungkin
Sisir Tanah · kita mungkin TUJUH HARI BERNALAR Menatap untuk menetap ataukah menetap untuk menatap, aku tak sebijaksana itu untuk paham. Masih terburu-buru, masih menjadi produk hasrat sesaat yang mengatasnamankan cinta... perlahan coba mengikis sebagian alasan klise mengapa aku harus mencintaimu, karena apa??? Jujur aku tak benar-benar tau, apakah karena frekuensi kita ada yang sama? Belum pasti juga agaknya... bisa saja hanya cermin yang merefleksi apa yang aku lakukan. Aku masih terburu-buru, menjadi hakim sepihak atas rasa yang mungkin hanya aku. Jahat sekali bukan... itulah aku seorang keras kepala yang kepekaan emosionalnya tak menentu. Ekspektasi tak cukup pantas berada disini. Karena gula adalah pilihan sedangkan manis adalah perjalanan, faktanya dari awal kita memang disajikan tanpa rasa. Aku adalah pembaca. Bumi, 04 Juli 2023 ____________________ Ditengah kebingungan yang mendera atas segala tanya yang bertumpuk di kepala. Aku memutuskan untuk terus berjalan pada apa yang ...